Wednesday, 15 January 2014

CONTOH PENGUJIAN VALIDITAS DENGAN KORELASI PEARSON PRODUCT MOMENT

Seorang mahasiswa melakukan penelitian dengan menggunakan kuisioner untuk mengetahui atau mengungkap prestasi belajar seseorang. Terdapat 10 butir pertanyaan dengan menggunakan skala Likert yaitu 
1 = Sangat Tidak Setuju
2 = Tidak Setuju
3 = Setuju
4 = Sangat Setuju
Setelah membagikan skala kepada 15 responden diperoleh tabulasi data-data sebagai berikut :

Gambar 1. Data Tabulasi 15 Responden
Pengujian validitas tiap butir digunakan analisis item, yaitu mengkorelasikan skor tiap butir dengan skor total yang merupakan jumlah tiap skor butir.
Pengujian yang biasa digunakan untuk validitas adalah

Korelasi Pearson Product Moment dan Corrected - Item Correlation

Korelasi Pearson Product Moment
Analisis ini dengan cara mengkorelasikan masing-masing skor item dengan skor total (penjumlahan seluruh skor item). Rumus untuk menghitungnya adalah

Keterangan:

Berikut hasil perhitungan manual :
Gambar 2. Perhitungan 1
Gambar 3. Perhitungan 3
Gambar 4. Perhitungan 4
Gambar 5. Perhitungan 5 - Nilai Korelasi Pearson Product Moment
Pengujian menggunakan uji dua sisi dengan taraf signifikansi 0,05. dan hasil dibandingkan dengan r-tabel
Product
Moment dengan
N=jumlah responden-2. Kriteria pengujian adalah
  • Jika r-hitung ³ r-tabel, maka instrument atau item-item pertanyaan berkorelasi signifikan terhadap skor total (dinyatakan valid).
  • Jika r-hitung < r-tabel, maka instrument atau item-item pertanyaan tidak berkorelasi signifikan terhadap skor total (dinyatakan tidak valid).

Dalam hal ini diperoleh r-tabel dengan N=15-2=13 dan signifikansi 5% adalah r-tabel=0,553.
Gambar 6. Hasil Validitas Pearson Product Moment
Terdapat tiga item yang tidak valid. yaitu item 1, 9 dan 10. item-item yang tidak valid harus dibuang. Analisis validitas dapat dilakukan sampai 2 atau 3 kali sampai diperoleh item yang valid setelah membuang item-item yang tidak valid. Biasanya dilakukan sampai 1 atau 3 kali saja. 

Note :
"sqrt( )" = akar kuadrat
"^2"      = pangkat dua
r-ix        = korelasi item-i dengan skor total

Reference:
- Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Bisnis. Alfabeta. Bandung.
- Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & B. Bandung.
- Priyatno, Duwi. 2010. Paham Analisa Statistik Data dengan SPSS. Mediakom. Yogyakarta.

Reactions:

17 comments:

  1. Sangat bagus mudah saya pahami... namun saya mendapatkan kendala dalam memecahkan hasil 1089 dan 14382 di perhitungan 4.
    Kemudian hasil dari 0.50852 dan seterusnya..

    Mohon penjelasannya darimanakah angkka tersebut didapatkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pada perhitungan 4 :
      Nilai 1089 hasil dari kuadrat skor total pada perhitungan 1 (bisa dilihat dari judul kolom)

      Nilai 14382 diperoleh dari hasil penjumlahan kolom terakhir pada perhitungan 4.

      dan seterusnya. Coba ikuti satu demi satu setiap langkahnya ya.. :)

      Delete
  2. Maaf mba Norma Wati..baru reply...
    Terima kasih...
    Pada perhitungan 4 hasil 1089 dan seterusnya itu diperoleh dari skor total (X) pada perhitungan 1 yaitu kolom 12 yang dikuadratkan.
    Sedangkan hasil 14382 adalah total dari kolom ke 12 perhitungan 4 yang dikuadratkan.
    Hasil 0,50852 adalah pada perhitungan 5 adalah hasil perhitungan sesuai rumus korelasi pearson product moment.
    Semoga bermanfaat

    ReplyDelete
  3. mohon bantuanya, itu penghitungan dengan nialai tidak mutlak, apakah rumus ini juga berlaku untuk nilai mutlak, seperti salah dan benar, hanya dengan score penilaian 1 dan 0.. mohon penjelasanya,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya...berlaku untuk berbagai skala yang digunakan untuk skor penilaian. termasuk skala iya dan tidak.

      Delete
  4. Apakah pearson product moment berlaku untuk penelitian Improving yang menggunakan cycle? Mohon penjelasannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksud data nya?
      Korelasi pearson product moment itu untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dua variabel minimal berskala interval.

      Delete
  5. maaf mau tanya...yg menyatakan r hitung > r tabel = variabel brdasarkan teorinya siapa ya?
    mohon penjelasannya...sangat saya butuhkan
    thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. setahu Ana menurut Arikunto. S, (2013:227)
      Kriteria tersebut untuk Reliabilitas data, tetapi menggunakan rumus product moment.
      kalo untuk kriteria Validitas di Arikunto gak dijelasin, kalo mau kriteria ujinya untuk validitas menggunakan teory dari Sugiyono (2012:126) jika diatas 0,30 maka valid jika kurang dari 0,30 maka tidak valid.

      Delete
  6. maaf mau nanya. gi mana cara menghitung dengan itemnya 100.??? tlong kasih dong langkah2 nya. maksih

    ReplyDelete
  7. mohin bantuanya dong. untuk menghitung itemnya 100. gi mana yaa. tlong kasih don rumus2 nya

    ReplyDelete
  8. Ibu maaf itu yang skor perhitungan ke 5 0,50852 dapatnya dari mana dan misalnya ada rumusnya tolong di beritahu rumusnya bu..

    ReplyDelete
  9. Halo Ibu saya Lintang, saya ingin bertanya
    saat ini saya sedang melakukan penelitian mengenai pengaruh tarif dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen, dengan menggunakan kuesioner. saya kurang paham bagaimana tahap-tahap untuk mengolah data tersebut apakah dengan uji validitas (korelasi product moment), reliabilitas (cronbach alfa, uji hipotesis, dan analisis regresi berganda? apakah analisis regresi berganda dapat digunakan untuk menganalisis pengaruh selain digunakan untuk peramalan? bagaiman cara yang benar mohon pencerahaanya, terima kasih sebelumnya

    ReplyDelete
  10. Ibu mohon bantuannya.. saya Dini ingin bertanya, apakah rumus product moment itu bisa digunakan untuk uji validitas dalam menganalisis pengaruh? kalau memang bisa, tolong beritau berdasarkan teorinya siapa atau referensi dari buku apa ya bu? terimakasih dan mohon jawabannya.

    ReplyDelete
  11. bu, sebaiknya diberi contoh penelitian beserta judulnya. bukan cuma yang dari buku biar lebih jelas

    ReplyDelete
  12. Untuk menggunakan metode ini apakah ada batas minimal jumlah data?

    ReplyDelete